insyalloh ini sedikit cuplikan dari data yang sedang kami kumpulkan tentang Remaja, yakni REMAJA-REMAJA HEBAT DI ZAMAN NABI diantaranya adalah :
1. Zubeir bin Al-Awwam ra
Dialah teman diskusi Rasulullah saw, anggota pasukan berkuda Islam, tentara yang pemberani, juga pemimpin dakwah Islam di zamannya.Berapa umurnya saat itu? 15 tahun!! Sangat mencengangkan.
2. Thalhah bin Ubaidillah ra
Dia adalah salah seorang pembesar utama barisan Islam di Mekah, singa podium yang handal, tentara berkuda yang masyhur dengan kepiawaian dan keberaniannya, donatur infaq fi sabilillah, juga seseorang yang dijuluki Rasulullah saw dengan Thalhatul khair (pohon kebaikan).Usia beliau saat itu, adalah 16 tahun!
3. Sa’ad bin Abi Waqqash.
Seorang sahabat besar, beliaulah yang pertama kali mengalirkan darahnya untuk Islam. Juga, satu-satu sahabat yang pernah Rasulullah saw jamin dengan kedua orang tuanya di saat perang Uhud, dengan berkata, “Lepaskan Sa’d, demi ayah dan ibuku!” sebagaimana diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib ra. Dan Beliau baru berumur 16 tahun, ketika itu.
4. Al-Arqam bin Abil Arqam Al-Makhzumi ra
Pemuda yang meninggalkan banyak kenangan indah bagi tiap muslim. Selama 13 tahun penuh, beliaulah yang berani membuka pintu rumahnya untuk dijadikan markas dakwah di kota Mekah, meski bahaya terus membayangi. Beliau masih berusia 16 tahun saat itu.
5. Ali bin Abi Thalib ra
Beliau adalah seorang anak yang masih berumur 10 tahun, hanya 10 tahun! Namun ketika Rasulullah saw mendapat wahyu yang pertama kali, Rasulullah saw langsung pergi menemui Ali dan memberitahukan kabar gembira itu padanya. Subhanallah!
6. Zaid bin Tsabit
Tahukan Anda impian sahabat kecil yang umurnya baru 13 tahun dan belum baligh ini? Beliau adalah sahabat yang masyhur dengan postur tubuh yang kecil. Namun, subhanallah! dengan postur dan usianya yang relatif kecil itu, beliau selalu menyibukkan hidupnya dengan urusan umat. Saat itu, ketika Zaid kecil mendengar berita bahwa pasukan Islam bersiap-siap hendak menghadapi tentara musyrikin di medan badar, semangat bela agama di hatinya seketika tergerak. Ya, sahabat kecil ini kemudian mengusung pedangnya, sebuah pedang yang lebih panjang dari tinggi badannya! Berangkat dan bergabung dengan tentara muslim yang lain.
Bagaimana dengan remaja sekarang?
*NUMPANG DICULIK.
kalaudi blog sendiri bs bacakapan2 heheh
Klikers
Minggu, 18 September 2011
menjadi diriku
setelah sekian lama tak nge -update blog, kali ni
mau memberi sedikit pencerahan, buat salah satu problematika hidup
"tidak percaya diri "
tanpa basa basi akhir2 ini, saya sering mutarin musik edcousti...
berikut cuplikannya..
semoga terinspirasi juga yach
^_^
Tak seperti bintang di langit
Tak seperti indah pelangi
Karena diriku bukanlah mereka
Ku apa adanya
Dan wajahku memang begini
Sikapku jelas tak sempurna
Ku akui ku bukanlah mereka
Ku apa adanya
Menjadi diriku
Dengan segala kekurangan
Menjadi diriku
Atas kelebihanku
Terimalah aku
Seperti apa adanya
Aku hanya insan biasa
Ku pun tak sempurna
Tetap ku bangga
Atas apa yang ku punya
Setiap waktu ku nikmati
Anugerah hidup yang ku miliki
mau memberi sedikit pencerahan, buat salah satu problematika hidup
"tidak percaya diri "
tanpa basa basi akhir2 ini, saya sering mutarin musik edcousti...
berikut cuplikannya..
semoga terinspirasi juga yach
^_^
Tak seperti bintang di langit
Tak seperti indah pelangi
Karena diriku bukanlah mereka
Ku apa adanya
Dan wajahku memang begini
Sikapku jelas tak sempurna
Ku akui ku bukanlah mereka
Ku apa adanya
Menjadi diriku
Dengan segala kekurangan
Menjadi diriku
Atas kelebihanku
Terimalah aku
Seperti apa adanya
Aku hanya insan biasa
Ku pun tak sempurna
Tetap ku bangga
Atas apa yang ku punya
Setiap waktu ku nikmati
Anugerah hidup yang ku miliki
Jumat, 09 September 2011
Jumat, 19 Agustus 2011
sudah berapa juz?
"sudah berapa juz???"pertanyaan ini sering terdengar akhir2 ini...
tahukah teman.....yang dimaksud buka jus sari buah2an. melainkan bagian dari al-qur'an.
kenapa pertanyaan ini sering mengisi pendengaran kita di bulan ramadhan?...
sudah kebiasaan kah?
untuk berlomba kah?
untuk sekedar pamer kah?
tentu tidak bukan.....
pertanyaan itu untuk saling mengingatkan kawan...
karena manusia itu sifatnya pelupa luar biasa..aaaa
jadi mari saling mengingatkan
kapan lagi dapat keberkahan sebesar bulan ramadhan, setahun cuma 30 hari dipotong pajak ( bagi perempuan maksudnya). nah belum lagi ada adegan sakit dan sebagainya..... dan belum tentu juga tahun depan berjumpa sama ramadhan. mumpung lagi sale pahala besar2an... mari kita membaca al-qur'an sebanyak2 nya. dan jangan lupakan kegiatan yang lain juga, seperti membantu orang tua, kerja, liqo', dan mandi pastinya.... hihihihi
ayoooooooo....udah berapa juz????
Minggu, 24 Juli 2011
Cindai lirik
Cindailah mana tidak berkias
Jalinnya lalu rentah beribu
Bagailah mana hendak berhias
Cerminku retak seribu
Mendendam unggas liar di hutan
Jalan yang tinggal jangan berliku
Tilamku emas cadarnya intan
Berbantal lengan tidurku
Hias cempaka kenanga tepian
Mekarnya kuntum nak idam kumbang
Puas ku jaga si bunga impian
Gugurnya sebelum berkembang
Hendaklah hendak hendak ku rasa
Puncaknya gunung hendak ditawan
Tidaklah tidak tidak ku daya
Tingginya tidak terlawan
Janganlah jangan jangan ku hiba
Derita hati jangan dikenang
Bukanlah bukan bukan ku pinta
Merajuk bukan berpanjangan
Akar beringin tidak berbatas
Cuma bersilang paut di tepi
Bidukku lilin layarnya kertas
Seberang laut berapi
Gurindam lagu bergema takbir
Tiung bernyanyi pohonan jati
Bertanam tebu di pinggir bibir
Rebung berduri di hati
Laman memutih pawana menerpa
Langit membiru awan bertali
Bukan dirintih pada siapa
Menunggu sinarkan kembali
Jalinnya lalu rentah beribu
Bagailah mana hendak berhias
Cerminku retak seribu
Mendendam unggas liar di hutan
Jalan yang tinggal jangan berliku
Tilamku emas cadarnya intan
Berbantal lengan tidurku
Hias cempaka kenanga tepian
Mekarnya kuntum nak idam kumbang
Puas ku jaga si bunga impian
Gugurnya sebelum berkembang
Hendaklah hendak hendak ku rasa
Puncaknya gunung hendak ditawan
Tidaklah tidak tidak ku daya
Tingginya tidak terlawan
Janganlah jangan jangan ku hiba
Derita hati jangan dikenang
Bukanlah bukan bukan ku pinta
Merajuk bukan berpanjangan
Akar beringin tidak berbatas
Cuma bersilang paut di tepi
Bidukku lilin layarnya kertas
Seberang laut berapi
Gurindam lagu bergema takbir
Tiung bernyanyi pohonan jati
Bertanam tebu di pinggir bibir
Rebung berduri di hati
Laman memutih pawana menerpa
Langit membiru awan bertali
Bukan dirintih pada siapa
Menunggu sinarkan kembali
Rabu, 20 Juli 2011
heuhhhhhhhhhhh
Senin, 04 Juli 2011
salah paham (lagi)
Tersebutlah kisah seorang anak manusia bernama ijal, dia anak ke 3 dari 4 bersaudara. keluarganya selalu berpindah-pindah dari satu ketempat yang lain. hal ini membuat bahasanya menjadi kacau balau.
Suatu saat si Ijal ni dan keluarga pulang kampung ke daerah yang saat itu sedang konflik militer.
Si saudara mengharapkan ijal dan keluarga untuk menginap di tempatnya dengan versi bahasa aceh dan si ijal menjawab dengan bahasa indonesia dan terjadilah perbincangan berikut.
Saudara 1:"ka dom hai inoe ( nginaplah disini)"
ijal :"Ngak mau ijal, Nanti mati.............."
Saudara 1:"??????????????..........."
Orang tua ijal: ijal "dom" itu nginap, bukan DOM = Daerah Operasi militer..
Inilah..... manusianya....
Suatu saat si Ijal ni dan keluarga pulang kampung ke daerah yang saat itu sedang konflik militer.
Si saudara mengharapkan ijal dan keluarga untuk menginap di tempatnya dengan versi bahasa aceh dan si ijal menjawab dengan bahasa indonesia dan terjadilah perbincangan berikut.
Saudara 1:"ka dom hai inoe ( nginaplah disini)"
ijal :"Ngak mau ijal, Nanti mati.............."
Saudara 1:"??????????????..........."
Orang tua ijal: ijal "dom" itu nginap, bukan DOM = Daerah Operasi militer..
Inilah..... manusianya....
Langganan:
Postingan (Atom)
