Klikers

Tampilkan postingan dengan label serius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serius. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 April 2012

SANG MURRABBI


Aku rindu zaman ketika halaqoh adalah keperluan, bukan sekedar sambilan apalagi hiburan … Aku rindu zaman ketika mambina adalah kewajiban bukan pilihan apalagi beban dan paksaan …... Aku rindu zaman ketika dauroh menjadi kebiasaan, bukan sekedar pelangkap pengisi program yang dipaksakan … Aku rindu zaman ketika tsiqoh menjadi kekuatan, bukan keraguan apalagi kecurigaan … Aku rindu zaman ketika tarbiyah adalah pengorbanan, bukan tuntutan, hujatan dan obyekan…. Aku rindu zaman ketika nasihat menjadi kesenangan bukan su’udzon atau menjatuhkan … Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk da’wah ini … Aku Rindu zaman ketika nasyid ghuroba manjadi lagu kebangsaan… Aku rindu zaman ketika hadir liqo adalah kerinduan dan terlambat adalah kelalaian … Aku rindu zaman ketika malam gerimis pergi ke puncak mengisi dauroh dengan uang yang cukup2 dan peta tak jelas … Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah benar-benar berjalan kaki 2 jam di malam buta sepulang tabligh da’wah di desa sebelah … Aku rindu zaman ketika pergi liqo selalu membawa infaq, alat tulis, buku catatan dan qur’an terjemah ditambah sedikit hafalan … Aku rindu zaman ketika binaan menangis karena tak bisa hadir di liqo … Aku rindu zaman ketika tengah malam pintu diketuk untuk mendapat berita kumpul di subuh harinya … Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah berangkat liqo dengan wang belanja esok hari untuk keluarganya … Aku rindu zaman ketika seorang murobbi sakit dan harus dirawat, para binaan patungan mengumpulkan dana apa adanya … Aku rindu zaman itu … Ya Rabb … Jangan Kau buang kenikmatan berda’wah dari hati-hati kami … Ya Rabb … Berikanlah kami keistiqomahan di jalan da’wah ini …
copas dr KH RAHMAT ABDULLAH

Rabu, 07 Desember 2011

EFEK MINUM AIR BERDIRI

Bila kita minum sambil duduk, air yang kita minum akan disaring oleh sphincter.



Sphincter adalah suatu struktur maskuler ( berotot ) yang bisa membuka ( sehingga air kemih dapat lewat ) dan menutup.








Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.



Nah jika kita minum berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi langsung menuju kantung kemih sehingga terjadi pengendapan disaluran ureter. Limbah-limbah ( pengendapan ) yang menyisa diureter inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal yang merupakan salah satu penyakit ginjal yang berbahaya.






Salah satu gejalanya adalah susah buang air kecil.

Rabu, 30 November 2011

TELUR

makanan apa yang selalu digunakan dalam makanan lain dan juga bisa dimakan terpisah...
yup...TELUR namanya...

Telur adalah salah satu bahan makanan makanan hewani yang dikonsumsi selain daging, ikan dan susu. Umumnya telur yang dikonsumsi berasal dari jenis-jenis burung , seperti ayam, bebek, dan angsa, akan tetapi telur-telur yang lebih kecil seperti telur ikan kadang juga digunakan sebagai campuran dalam hidangan (kaviar).

Selain itu dikonsumsi pula juga telur yang berukuran besar seperti telur burung unta (Kasuari) ataupun sedang, misalnya telur penyu. Sebagian besar produk telur ayam ditujukan untuk dikonsumsi orang tidak disterilkan, mengingat ayam petelur yang menghasilkannya tidak didampingi oleh ayam pejantan. Telur yang disterilkan dapat pula dipesan dan dimakan sebagaimana telur-telur yang tidak disterilkan, dengan sedikit perbedaan kandungan nutrisi. Telur yang disterilkan tidak akan mengandung embrio yang telah berkembang, sebagaimana lemari pendingin mencegah pertumbuhan sel-sel dalam telur.

Cara memilih telur yang baik
Kondisi cangkang telur tidak retak
Ukuran telur tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar
Warna telur tidak pucat atau terlalu gelap
Bersih dari berbagai kotoran atau pun noda
Tektur kulit telur halus mulus dan tidak kasar
Tenggelam di dalam air jika dimasukkan ke dalam air tidak terapung
Apabila diteropong terlihat jernih dan kuning telur ada di tengah telur
Baunya normal tidak berbau busuk
Bentuk lonjong telur normal tidak bulat dan tidan ceper sekali
Pilih yang dikemas dengan baik dan mengandung omega 3


Cara menghidangkan

Telur goreng (mata sapi).
Telur
unggas dapat diolah sebagai hidangan tunggal dengan berbagai cara, antara lain:
diawetkan/diasinkan, misalnya
telur bebek,
direbus matang: misalnya telur ayam dan telur penyu,
digoreng (
dadar, mata sapi, acak), misalnya telur ayam,
direbus setengah matang, misalnya
telur ayam, dan
dimakan mentah (biasanya ditambah madu dan atau bahan-bahan lain), misalnya
telur ayam.
Untuk cara mengolah yang terakhir ini tidak dianjurkan bagi orang-orang yang
rentan terhadap bakteri salmonella, seperti orang tua, orang sakit, ataupun wanita hamil.
Dapat pula telur unggas dicampur dengan bahan-bahan lain dan dimasak sebagai
kue atau sejenisnya, misalnya: martabak manis.

itu yang seriusnya...ini ada kisah seputar makanan yang bernama telur

sdi suatu masa tahun 2004, saya dan teman-teman dari relawan pema unsyiah 2004 mempunyai program seperti pengabdian masyarakat didaerah terpencil di seputaran kabupaten gayo lues, Aceh, kurang lebih selama 2 minggu. di area yang kami datangi tepatnya berada di kecamatan terangon.

sungguh terpencil..

memilki geografi bergunung-gunung dan jauh dari pantai. perjalan dari banda aceh ke lokasi ini memakan waktu 2 hari 2 malam melalui medan(tentu istirahat sebentar di medan sebentar)

disana kami berkedudukan di pusat kota kecamatannya dan melakukan pengabdian turun ke desanya. Terkadang kami melakukan perjalanan dengan jalan kaki akibat akses dari transportasi disana masih sulit.

pernah suatu ketika kami melakukan pengabdian di sebuah desa s (sudah lupa namanya) dengan berjalan kaki ,kalau tidaksalah 3 jam perjalanan dengan kondisi berbukit-bukit.nah setelah sampai di tujuan kami berisirahat sejenak sambil memakan persedian makanan yang kami bawa, sebelum membagi tim menjadi tim kesehatan, tim syariat dan tim konsumsi. n

nah....
tentu saja setelah itu kami dijamu oleh kepala desa untuk makan siang dirumah beliau dan tentu saja kami menyambut dengan antusias. maka kami menuju rumah beliau yang ternyata hampir seperempat perjalan pergi tadi.ckckckckckc.......akhirnya kami memakan makan siang dengan menu telur goreng sambalado dengan lahab( efek kelaparan akibat kelelahan atau...rakus kali ya hahaha) nah setelah itu kami bergegas pulang stalah berbasa-basi sejenak dengan kepala desa.

maka...
kami melanjutkan perjalanan pulang kembali ke posko dengan jarak tempuh....
hm...
sulit dibayangkan... padahal jalur perjalannanya sama, beban perjalanan juga sudah berkurang, karena obat-obatan sudah terpakai. ...tapi kenapa terasa lebih lama dan lelah...
ternyata eh ternyata...kami berjalan dibawah terik matahari yang sungguh sangat bersahabat dengan lemak-lemak yang ada di subcutis kami. sehingga kami berkeringat EXTRA hahah

dalam perjalanan kami bersenda gurau dengan sesama, agar beban lelah itu sedikiiiiiiiiit terkurangi. "wah....sampai di posko pengobatan lapar lagi ni."

bs dibayangkan sobat...kami berjalan 1 jam lamanya untuk menuju kepala desa untuk makan siang dan 1 jam lagi untuk perjalan pulang, dan kembalii berjalan 3 jam lagi untuk kebali ke posko. bisa dibayang ......
otot-otot dikaki kalau bisa ngomong akan berkata apa?

ach.....jadi ngawur....
bukan itu intinya....

ditiap desa yang kami lakukan pengabdian maka kami selalu di jamu oleh masyarakat desanya..
tentu dengan senang hati kami memenuhi undangan mereka. yang jadi masalah....bagi kami tepatnya saya kali ya... kami selalu disuguhi telur rebus yang nantinya akan digoreng, di sambal, dimasak dll. tapi tetpad dalam kesatuan alias bulat. bisa dibayangkan..... setiap siang hari.

maka saya mengalami suatu sindrom "eneg sama telur".

dan akhirnya tiap ada jamuan makan, maka saya terkadang hanya makan nasi doang.

beruntunglah kami punya tim konsumsi yang handal...seperti kak rena meilani dan kak zuraidah... pulang dari suatu tempat, merka sudah menyiapkan lauk pauk dengan ikan goreng (walaupun ikan air tawar) yipiiiiiiii ...akhirnya makan juga.

mereka selalu menyajikan telur, bukan karena pelit dll. tapi mungkin hal ini lumrah disana.
karena telur merupakan makanan mewah mereka..untuk menjamu tamu. suasana geografis mereka memang tidak ada ikan laut, kalaupun ada ikan air tawar harganya mahal. dan kami berada benar-benar didareah terpencil tentu daging dan daging unggas juga cuma satusatu yang ada.

akhirulkalam..

teruntuk teman-teman, sobat, sahabat....mari jangan buang-buang makanan.ingatlah mereka...

ngak nyambung ya.....
suka2 saya hahahah kapan2 saya edit kalau sempat ^_^V

Minggu, 18 September 2011

REMAJA-REMAJA HEBAT DI ZAMAN NABI

insyalloh ini sedikit cuplikan dari data yang sedang kami kumpulkan tentang Remaja, yakni REMAJA-REMAJA HEBAT DI ZAMAN NABI diantaranya adalah :

1. Zubeir bin Al-Awwam ra

Dialah teman diskusi Rasulullah saw, anggota pasukan berkuda Islam, tentara yang pemberani, juga pemimpin dakwah Islam di zamannya.Berapa umurnya saat itu? 15 tahun!! Sangat mencengangkan.

2. Thalhah bin Ubaidillah ra

Dia adalah salah seorang pembesar utama barisan Islam di Mekah, singa podium yang handal, tentara berkuda yang masyhur dengan kepiawaian dan keberaniannya, donatur infaq fi sabilillah, juga seseorang yang dijuluki Rasulullah saw dengan Thalhatul khair (pohon kebaikan).Usia beliau saat itu, adalah 16 tahun!

3. Sa’ad bin Abi Waqqash.

Seorang sahabat besar, beliaulah yang pertama kali mengalirkan darahnya untuk Islam. Juga, satu-satu sahabat yang pernah Rasulullah saw jamin dengan kedua orang tuanya di saat perang Uhud, dengan berkata, “Lepaskan Sa’d, demi ayah dan ibuku!” sebagaimana diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib ra. Dan Beliau baru berumur 16 tahun, ketika itu.

4. Al-Arqam bin Abil Arqam Al-Makhzumi ra

Pemuda yang meninggalkan banyak kenangan indah bagi tiap muslim. Selama 13 tahun penuh, beliaulah yang berani membuka pintu rumahnya untuk dijadikan markas dakwah di kota Mekah, meski bahaya terus membayangi. Beliau masih berusia 16 tahun saat itu.

5. Ali bin Abi Thalib ra

Beliau adalah seorang anak yang masih berumur 10 tahun, hanya 10 tahun! Namun ketika Rasulullah saw mendapat wahyu yang pertama kali, Rasulullah saw langsung pergi menemui Ali dan memberitahukan kabar gembira itu padanya. Subhanallah!

6. Zaid bin Tsabit

Tahukan Anda impian sahabat kecil yang umurnya baru 13 tahun dan belum baligh ini? Beliau adalah sahabat yang masyhur dengan postur tubuh yang kecil. Namun, subhanallah! dengan postur dan usianya yang relatif kecil itu, beliau selalu menyibukkan hidupnya dengan urusan umat. Saat itu, ketika Zaid kecil mendengar berita bahwa pasukan Islam bersiap-siap hendak menghadapi tentara musyrikin di medan badar, semangat bela agama di hatinya seketika tergerak. Ya, sahabat kecil ini kemudian mengusung pedangnya, sebuah pedang yang lebih panjang dari tinggi badannya! Berangkat dan bergabung dengan tentara muslim yang lain.

Bagaimana dengan remaja sekarang?


*NUMPANG DICULIK.
kalaudi blog sendiri bs bacakapan2 heheh

Kamis, 19 Mei 2011

Marah

Marah (angry) boleh, tetapi, jangan menjadi orang yang mempunyai sifat pemarah (anger).

Sebenarnya inti dari kemarahan adalah adanya rasa benci sebab apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan. Teman dari sifat pemarah adalah adalah sikap yang sinis dan perilaku yang agresif.

Si pemarah merasa dirinyalah yang paling baik dan benar. Ada pula ahli yang mengatakan sikap pemarah ini adalah kebiasaan. Sebab sering dipenuhi kehendaknya jika ia “meledak marah” ketika kecil, jadi berlanjut hingga dewasa.

Beberapa sarannya untuk mengurangi marah adalah:

1. Buatlah peta kebencian

Untuk lebih mengerti diri sendiri dan kemarahannya, catatlah dengan teliti tiap hari pikiran dan perasaan marah yang muncul. Dari dongkol kecil-kecilan sampai kemarahan yang hebat. Catatlah kapan, mengapa, bagaimana pikiran dan perasaannya serta apa saja yang menimbulkan amarah itu. Catatan ini perlu sebagai pola, agar tampak soal apa saja yang menjadi biang kerok kemarahannya, kapan terjadinya, dan di mana. Dan apa akibat kemarahannya. Tiap malam catatan ini dinilai kembali dan dipikirkan cara apa yang lebih baik dilakukan, dan adakah kemajuan jika diperbaiki.

2. Uji kembali pikiran yang menimbulkan marah

Kalau Anda memaki-maki di sepanjang jalan yang macet, hasilnya jalanan tetap macet. Yang bertambah adalah “racun arsenik” dalam tubuh Anda. Tambah besar dan lama marahnya tambah berat dampak negatif buat diri Anda, juga buat orang yang duduk di samping Anda.

Ujilah pikiran dan perasaan Anda, buat apa marah-marah di jalan macet, bukankah lebih baik memutar kaset dan ikut bernyanyi? Buat apa anak dimarahi sebab bajunya kena saus tomat. Itu kan lumrah, namanya juga anak kecil. Untung sendoknya tidak tertelan.

3. Stop

Ini adalah model Ornstein. Kalau merasa darah sudah naik ke kepala, sebutlah: Stop. Perlahan-lahan saja kalau di restoran, boleh keras kalau lagi sendiri. Ini akan mengingatkan si pemarah untuk banting setir, jangan teruskan jalan penuh ranjau itu. Lalu alihkan pikiran ke yang lebih produktif. Daripada memarahi anak yang akan ujian, lebih baik doakan agar ia berhasil. Daripada melotot dan teriak karena rumah harum karena kue, lebih baik mencoba kue itu dan peluklah sang istri yang rajin itu.

4. Alihkan perhatian

Thomas Jefferson bilang, bila Anda marah berhitunglah dari satu sampai sepuluh sebelum bercakap. Kalau sedang marah sekali, hitung sampai seratus. Kalau benci pada tokoh politik yang sedang kampanye di layar televisi dan kuping terasa panas karena marah, alihkan saja televisi ke saluran lain. Atau berdirilah, makan jeruk dulu di meja makan.

5. Relaksasi

Cari posisi beristirahat yang enak, tarik napas panjang yang dalam. Tambah banyak tambah baik dan pikirkan hal-hal yang menyenangkan.

Atau sebut kata: “tenang-tenang-tenang” berulang kali dengan tarikan napas panjang. Bagi yang religius lebih mudah, sebab dapat berdoa atau shalat, ini sangat menenangkan.

6. Belajar mendengarkan

Kekurangan dari orang pemarah adalah sangat sukar untuk mendengarkan pendapat orang lain sebab ia merasa pikiran dan pendapatnya adalah yang paling baik. Sikapnya yang sinis dan siap menyerang tiap pendapat orang lain yang dicurigai sebagai buruk, membuat dia “tuli” pada kebenaran lawan bicaranya.

--->>> ref: http://rumahkonsultasianak.wordpress.com/

Tips Persiapan Bulan Ramadhan

Pertama, I'dad Ruhi Imani, yakni persiapan ruh keimanan.

Orang-orang yang saleh biasa melakukan persiapan ini seawal mungkin sebelum datang Ramadhan. Bahkan mereka sudah merindukan kedatangannya sejak bulan Rajab dan Sya'ban. Biasanya mereka berdoa: "Ya Allah, berikanlah kepada kami keberkatan pada bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami kepada Ramadhan."

Dalam rangka persiapan ruh keimanan itu, dalam surah At-Taubah Allah melarang kita melakukan berbagai maksiat dan kedzhaliman sejak bulan Rajab. Tapi bukan berarti di bulan lain dibolehkan. Hal ini dimaksudkan agar sejak bulan Rajab kadar keimanan kita sudah meningkat. Boleh dikiaskan, bulan Rajab dan Sya'ban adalah masa pemanasan (warming up), sehingga ketika memasuki Ramadhan kita sudah bisa bisa menjalani ibadah shaum dan sebagainya itu bak sudah terbiasa.

Kedua, adalah I'dad Jasadi, yakni persiapan fisik.

Untuk memasuki Ramadhan kita memerlukan fisik yang lebih prima dari biasanya. Sebab, jika fisik lemah, bisa-bisa kemuliaan yang dilimpahkan Allah pada bulan Ramadhan tidak dapat kita raih secara optimal. Maka, sejak bulan Rajab Rasulullah dan para sahabat membiasakan diri melatih fisik dan mental dengan melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al-Qur'an, biasa bangun malam (qiyamul-lail), dan meningkatkan aktivitas saat berkecimpung dalam gerak dinamika masyarakat.

Ketiga, adalah I'dad Maliyah, yakni persiapan harta.

Jangan salah faham, persiapan harta bukan untuk membeli keperluan buka puasa atau hidangan lebaran sebagaimana tradisi kita selama ini. Memersiapkan harta adalah untuk melipatgandakan sedekah, karena Ramadhanpun merupakan bulan memperbanyak sedekah. Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan biasa.

Keempat, adalah I'dad Fikri wa Ilmi, yakni persiapan intelektual dan keilmuan.

Agar ibadah Ramadhan bisa optimal, diperlukan bekal wawasan dan tashawur (persepsi) yang benar tentang Ramadhan. Caranya dengan membaca berbagai bahan rujukan dan menghadiri majelis ilmu tentang Ramadhan. Kegiatan ini berguna untuk mengarahkan kita agar beribadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW, selama Ramadhan. Menghafal ayat-ayat dan doa-doa yang berkait dengan perlbagai jenis ibadah, atau menguasai berbagai masalah dalam fiqh puasa, juga penting untuk dipersiapkan.

Semoga persiapan kita mengantarkan ibadah shaum dan berbagai ibadah lainnya, sebagai yang terbaik dalam sejarah Ramadhan yang pernah kita lalui. Aamiin.